HMI
Himpunan
Mahasiswa Islam adalah akronim dari HMI. HMI adalah salah satu organisasi mahasiswa yang
bertujuan khusus menghimpun dan mendidik kader bangsa dari kalangan mahasiswa
yang beragama Islam.
Syarat masuk
menjadi anggota HMI adalah mengikuti pelatihan pengkaderan atau biasa dikenal
Latihan Kader tingkat I. Nama kerennya adalah Basic Training Kelas I.
HMI sebagaimana
diketahui bisa disebut organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia. Karena
berdirinya adalah 5 Pebruari 1947 di Jogyakarta.
Pendiri HMI
Lafran Pane tidak pernah berencana melahirkan HMI bersama rekan -rekannya saat
itu. Apalagi bertujuan untuk mencetak kader – kader HMI guna menjadi penguasa,
pejabat di Pemerintahan Negara Indonesia ini.
Sedikit
mengenal Lafran Pane ya..?. Sosok Lafran Pane, adalah pribadi sederhana. Tetapi
otaknya brillian. Pintar dan cerdas. Sebagai pendiri dan pemimpin HMI
kali pertama HMI menjadi sangat disegani dan dihormati.
Baik intra
kampus atau ekstra kampus sendiri semisal CGMI (Central Gerakan Mahasiswa
Indonesia) – belakangan berafiliasi ke PKI.
HMI sampai
hari ini cukup membanggakan pendirinya, Lafran Pane. Komitmen kuat membangun
ummat (ummatan dan washaton). HMI terus memproduksi para kader pemimpin bangsa.
Sehingga
keberadaannya sangat menyebar dan menusuk ke relung kehidupan dan suku – suku
serta etnik di nusantara ini.
Keberadaan
HMI di seluruh Indonesia sangat menguntungkan bagi bangsa. Sebab, kontribusi
luar biasa dari pemikiran kader HMI selalu laku, dan menjadi acuan dalam
program kerja – dan pembangunan di bangsa ini.
Padang
Panjang salah satunya. Wilayah Indonesia yang satu ini memiliki Kantor Cabang
HMI sebanyak 187 tempat (data kongres Palembang).
Padahal,
kampus Kota Padang Panjang relative standart. Kota yang menjadi transit dari
Bukit Tinggi, Batusangkar, Solok ini menjadikan Padang Panjang padat mahasiswa
pendatang.
Secara
strategis Kota Padang Panjang memiliki jumlah penduduk kurang lebih 47.000 jiwa
dengan luas kota +/-23Km menjadikan Peta Padang Panjang mudah terpublik dan ini
cenderung transparan.
HMI di Kota
Padang Panjang sendiri tidak terlepas dari geliat menggurita dari aktifis
Kampus UMSB (Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat) Padang Panjang sendiri.
Lalu Sekolah
Tinggi Ilmu Tarbiyah Diyah Putri Padang Panjang, Sekolah Tinggi Agama Islam
Imam Bonjol Padang Panjang, dan Akper Nabila. Yang paling unik adalah Institut
Seni Indonesia yang notabene adalah calon-calon Seniman.
Ternyata
Institut Seni Indonesia ini, menghasilkan kader HMI dalam jumlah cukup besar.
Hal inilah yang lantas membuat beberapa kalangan, tokoh, alumni HMI di Jakarta,
dan seluruh Nusantara menjadi semakin bersemangat untuk memacu dan menghidupkan
HMI.
HMI bukanlah
organisasi biasa. Tetapi menjadi kawah candradimuka kebangkitan aktifis Islam
muda untuk berpikir holistic, cerdas, dan sistematis.
Keberadaan
HMI di Kota Padang Panjang adalah sejak tahun 70 -an yang berbasic dahulu di Sekolah
Tinggi Ilmu Tarbiyah Diniyah Putri dan hingga kini menjadikan HMI sebagai basis
Diniyah tetapi seluruh kampus di Padang Panjang kecuali AKBID Imam Bonjol
karena Kampus ini baru dibuka.
Seluruh
kampus di Padang Panjang diwarnai kader HMI. Di Institut Seni Indonesia Padang
Panjang juga sudah ada Komisariat Penuh sejak tahun 2001.
Saking
seriusnya, bahkan kader HMI Komisariat Institut Seni Indonesia yang biasanya
hanya bicara soal seni, malah telah melahirkan kandidat Ketua Umum 2 periode
dan melahirkan kader yang mampu berangkat ke jenjang di Pengurus Besar (PB)
Himpunan Mahasiswa Islam.
Muhadi S.Sn
adalah guru di Sekolah Menengah Kujuruan Kota Lhokseumawe Nanggroe Aceh
Darussalam. Dia adalah Mantan Ketua Umum HMI Cabang Padang Panjang berasal dari
Kampus STSI Padang Panjang (kini Institut Seni Indonesia / ISI).
Muhadi
tercatat sebagai Ketua Umum yang mampu memegang Amanah selama 2 Priode tepatnya
2005 – 2006 dan 2006 – 2007.
Muhadi
adalah alumni ISI yang unik. Selama memimpin HMI rambutnya dibiarkan gondrong,
dan menjadi unik saat di acara – acara formal.
Berkaca dari
kader HMI yang bagus dan integritasnya tinggi itu membuat semangat kader HMI
muda dan calon kader HMI untuk memacu ISI Padang Panjang sebagai pusat dakwah
HMI di PTS lain semisal UMSB, STAI IB, STIT dan Akper Nabila.
Dari catatan
yang ada, satu satunya Kampus dengan melahirkan kader – kader terbaik HMI
adalah Kampus Institus Seni Indonesia Padang Panjang.
Penulis :
Ichsan
-
Alumni SMK N 4 Lhokseumawe
-
Mahasiswa ISI Padang Panjang
-
Ketua Komisariat ISI Padangpanjang
-
Ketua HMI Padang Panjang 2009-2010
-
Ketua IPMA (Ikatan Pelajar & Mahasiswa Aceh) Padang Panjang Sumbar
2010-2012
-
Pengurus Besar Himpunan Mahasasiswa Islam 2010-2012 (sekarang)
-
Contact : 085260024977
by: Andrean
Saptu (12:07)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar